MUSIM KEMARAU DATANG, WASPADAI PENYAKIT INI…

Written by on 22 May 2019

MTBFM.CO.ID – Cuaca panas akhir-akhir ini yang dirasakan di wilayah Surabaya dan sekitarnya, menandakan sudah masuk musim kemarau. Kondisi tubuh tetap harus dijaga. Seperti saat musim hujan, musim kemarau pun juga ada penyakit yang siap mengintai kesehatan.

Dilansir dari Weatherph.org, berikut lima penyakit yang rentang menyerang saat musim kemarau :

  1. Penyakit kulit

Penyakit kulit sering terjadi selama musim kemarau karena kadang-kadang, kulit bereaksi terhadap perubahan cuaca. Ini juga bisa disebabkan oleh iritasi dari kolam renang dan air pantai yang bersentuhan dengan kulit. Anda dapat menghindari ini dengan mandi secara teratur dan mempraktikkan kebersihan yang benar.

  1. Diare dan muntah

Akibat suhu yang meningkat, makanan yang kita makan rentan terhadap kontaminasi. Jika dikonsumsi, ini dapat menyebabkan keracunan makanan, di antaranya diare dan muntah. Pastikan makanan anda bersih dan terhindar dari segala kontaminasi.

  1. Sakit mata

Udara yang kering di musim panas membuat mata rentan terhadap debu dan polusi udara. Mata merah dan gatal paling sering terjadi di saat ini. Utamakan kebersihan tangan dan minimalkan kontak tangan ke mata.

  1. Batuk dan pilek

Perubahan kondisi cuaca dapat menyebabkan penyakit seperti batuk dan pilek. Untuk mengatasi ini, siap selalu perlengkapan hujan sebelum keluar rumah.

  1. Kulit terbakar

Sengatan matahari bisa membuat beberapa orang mengalami kulit iritasi. Untuk menghindari ini, gunakan selalu tabir surya sebelum keluar rumah. Ini bisa membuat kulit tetap terhidrasi jika berada di luar ruangan.

Untuk itu segera siapkan amunisi anda dalam menolak intaian penyakit di musim kemarau, ya.

( BERBAGAI SUMBER / WUL )

 

 


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


102,7 MTB FM

Ragam Hiburan dan Musik Inspiratif

Current track
TITLE
ARTIST

Background