UMAT MUSLIM SKANDINAVIA, PUASA BISA JADI 17 JAM

Written by on 11 May 2019

MTBFM.CO.ID – Umat muslim di negara-negara Skandinavia seperti Denmark, Norwegia, dan Islandia berpuasa lebih lama dari pada belahan bumi di Selatan karena waktu siang yang panjang.

Bahkan ada tempat di mana matahari tak tenggelam sama sekali di waktu-waktu tertentu seperti di Svalbard, sebuah pulau bagian Norwegia di Samudera Antartika Utara yang tak pernah mengalami malam sejak April hingga Agustus.

Menurut Asim Mohammed (31) imam masjid Oslo, Norwegia, muslim yang tinggal di daerah seperti itu punya tiga pilihan:

Mereka dapat berpuasa dengan waktu sesuai dengan matahari terbit dan tenggelam di kota terdekat yang tidak terus menerus mengalami siang, mengikuti waktu di Mekah, atau sesuai dengan waktu di daerah mereka sendiri ketika matahari terakhir benar-benar terbenam, kata Mohammed.

Mohammed mengatakan bahwa beberapa anggota jemaahnya akan liburan selama bulan Ramadhan guna menghindari durasi puasa yang panjang, yakni 17 jam.

“Itu juga tergantung pada jenis pekerjaan yang Anda lakukan – jika Anda seorang pekerja kantor, Anda tidak memiliki masalah karena Anda bisa duduk di dalam dengan AC menyala, tetapi jika Anda bekerja di luar dalam cuaca panas selama bulan Mei , Juni dan Juli, ini bisa agak sulit. Sebagian besar jemaah saya – baik muda maupun tua – puasa, dan menarik bagaimana mereka mengatasinya,” katanya.

Gejala dehidrasi, kelelahan, dan penarikan adalah beberapa konsekuensi dari puasa yang mungkin dialami umat Islam. Namun, puasa menjadi lebih mudah seiring berjalannya bulan.

“Awalnya sulit, tetapi lama-lama tubuh jadi terbiasa dan itu bukan masalah lagi,” katanya.

( ANT / M )

 

 


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


102,7 MTB FM

Ragam Hiburan dan Musik Inspiratif

Current track
TITLE
ARTIST

Background