BUBUR MUHDOR, BUBUR KHAS RAMADHAN ALA KOTA TUBAN

Written by on 17 May 2019

MTBFM.CO.ID – Selalu ada yang berbeda pada saat bulan Ramadhan tiba. Hampir di setiap kota di Indonesia memiliki kekhasan masing-masing ketika memasuki bulan Ramadhan. Tak terkecuali Kota Tuban. Di kota ini, terdapat salah satu bubur yang terkenal dan hanya dapat ditemukan pada bulan Ramadhan, bubur Muhdor namanya. Bubur Muhdor menjadi salah satu takjil paling dicari di Kota Tuban ketika memasuki bulan Ramadhan.

Bubur Muhdor yang telah ada sejak 1932 ini dibuat oleh tokoh terkemuka jazirah Arab yaitu Syeikh Habib Abdul Qodir bin Alwi Assegaf. Tujuan dibuatnya bubur ini adalah untuk menyiasati krisis pangan berkepanjangan pada masa penjajahan Belanda. Uniknya, sejak dibuat pertama kali hingga sekarang, bubur Muhdor selalu dibuat di tempat yang sama yaitu kompleks Masjid Al-Mudhor, Kelurahan Kutorejo, Tuban, Jawa Timur. Alasan inilah yang membuat bubur tersebut dinamakan bubur Muhdor.

Cara membuat bubur Muhdor sangat sederhana. Beras dicampur dengan air kemudian dipanaskan dalam wadah kuningan besar yang diletakkan di atas tungku. Ketika beras mulai melunak, barulah dimasukkan rempah-rempah seperti bumbu gulai yang sebelumnya telah dicamput dengan air santan kelapa dan daging kambing. Proses pembuatan ini memerlukan waktu setidaknya dua jam. Campuran dari rempah dan daging kambing inilah yang menghasilkan cita rasa bubur Muhdor yang nikmat untuk disantap.

Uniknya, bubur ini tidak bisa dibuat oleh sembarang orang. Hanya pria keturunan Arab yang memiliki keahlian khusus yang diperbolehkan membuat bubur ini. Setiap hari, ada sekitar 28 kilogram beras yang dimasak untuk bubur. Untuk memasak bubur ini membutuhkan waktu sekitar 2,5 jam, yaitu mulai sekitar pukul 12.00 dan selesai pukul 14.30.

“Bubur ini harus diaduk terus. Satu pengaduk berhenti diganti pengaduk lainnya biar tidak ngintip (mengendap). Satu kali masak bisa untuk 500 orang.” papar Agil Bunumay, Ketua Takmir Masjid Muhdor.

Biasanya, takmir masjid akan membagikan bubur sekitar pukul 15.00.

“Sampean lihat sendiri waktu pembagian, pengantrinya panjang dan ramai. Mungkin bubur ini satu-satunya yang masih ada di Indonesia. Kini jadi legendaris,” tutur Agil.

Di setiap bulan Ramadhan, bubur Muhdor selalu diproduksi satu bulan penuh. Bubur Muhdor disajikan sebagai takjil bagi umat muslim. Selain itu, bubur juga dibagikan kepada kalangan fakir dan masyarakat kurang mampu di sekitar masjid. Para musyafir yang singgah juga dapat menikmati bubur ini secara cuma-cuma.

( BERBAGAI SUMBER/M )

 

 


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


102,7 MTB FM

Ragam Hiburan dan Musik Inspiratif

Current track
TITLE
ARTIST

Background