TARGET 2020, TIDAK ADA LAGI DESA TERTINGGAL DI JATIM

MTBFM.CO.ID – Jumlah desa tertinggal dari data tahun 2019 menurut Indeks Desa membangun ada 361 desa. Sedangkan menurut kualifikasi BPS Podes desa tertinggal di Jatim hanya 82 desa.

Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur akan melakukan berbagai upaya untuk mengentaskan status desa tertinggal.

“Seluruh desa tertinggal baik menurut kualifikasi Kemendes maupun BPS sama-sama harus kita ikhtiarkan agar meningkat menjadi desa berkembang selanjutnya menjadi desa maju mandiri. Mereka butuh asistensi berupa pendampingan, maupun peningkatan SDM. Saya berharap desa tertinggal di Jatim bisa dientaskan pada tahun 2020,” ujar Khofifah.

“Kalau kita ikhtiar bersama bergandengan tangan dan kerja keras maka pada tahun 2020 tidak berlebihan jika pemprov Jatim menargetkan masa graduasi mengentaskan 361 desa tertinggal di Jatim dapat kita wujudkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Prof Erani Yustika, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi mengatakan pihaknya memiliki tiga saran atau rekomendasi untuk Jatim. Rekomendasi ini agar bisa mewujudkan 361 desa tertinggal naik kelas menjadi desa mandiri.

“Kerjasama dengan Dinas PMD Kabupaten atau kota penting dalam hal ini. Peta desa tertinggal harus jelas, baik potensi dan persoalannya. Sistem informasi itu menjadi modal awal, plus pemahaman yang utuh terhadap konsep Indeks Desa Membangun,” papar Prof Erani.

Prof Erani juga menyarankan agar Pemprof Jatim mengundang 361 desa lengkap dengan pendamping desa ke Surabaya untuk di beri bekal pengembangan desa selama beberapa hari.

“Sebut saja ini semacam Klinik Desa. Dengan mengajak kampus, lembaga riset, dunia usaha BUMN, BUMD, swasta, LSM, dan seterusnya sebagai pemateri. Dengan begitu para kepala desa dan pendamping desa akan dibuat melek pengetahuannya tentang masalah yang dihadapi dan solusi mengatasinya,” imbuhnya.

 

( src : DTK / WUL )

 

 

What's your reaction?
0cool0bad0lol0sad

Add Your Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copyright © 2012 –  2024. All rights reserved.