SEBELUM CORONA MUNCUL, WARGA SURABAYA SUDAH BUDIDAYA EMPON-EMPON

Written by on 9 March 2020

MTBFM.CO.ID – Sebelum Virus Corona muncul, ternyata warga Kota Surabaya sudah membudidayakan tanaman obat asli Indonesia seperti jahe, kunyit, temulawak, hingga sambiloto (empon-empon). Tanaman tersebut, bermanfaat untuk menamengi imunitas tubuh dari serangan virus. Hal ini diperkuat dengan hasil penelitian Universitas Airlangga (Unair) yang menyatakan bahwa empon-empon berkhasiat mencegah Virus Corona.

Antin Kusmira, Kasi Pengembangan Pertanian Perkotaan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, mengatakan, Pemkot Surabaya melalui DKPP telah lama memberikan bantuan bibit tanaman toga dan pembinaan kepada masyarakat. Bibit tanaman toga itu, termasuk di dalamnya berupa temulawak, jahe dan kunyit (empon-empon).

“Dari bibit bantuan itu, warga kemudian membudidayakannya. Ada yang berupa di hamparan ada yang di media polybag,” kata Antin.

Menurutnya, budidaya tanaman herbal yang dilakukan masyarakat, sudah berlangsung sejak lama. Bahkan, sebelum Virus Corona muncul, beberapa perkampungan di Kota Surabaya sudah melakukan budidaya tanaman herbal tersebut. “Masyarakat sudah membudidayakan tanaman ini karena itu memang termasuk tanaman obat keluarga. Jadi sebelum ada virus corona pun mereka sudah menanam,” katanya.

“Jadi kita kasih beberapa bibit tanaman empon-empon itu, ada jahe, temulawak, kunyit, kemudian mereka membudidayakan di kampungnya,” jelasnya.

Salah satu kampung yang membudidayakan tanaman empon-empon ini berada di wilayah Kelurahan Nginden Jangkungan Surabaya. Sejak lama, warga RT 09 RW 05 Kelurahan Nginden Jangkungan Surabaya, membudidayakan tanaman toga yang dipercaya mampu meningkatkan imunitas tubuh untuk menangkal Virus Corona.

Erna Sri Wulandari, Lurah Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo Surabaya, mengatakan, budidaya tanaman toga yang dilakukan warganya sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Tetapi, mulai aktif pada tahun 2015. “Jadi Taman Herbal (Kampung Herbal) ini bukan sulapan atau baru-baru saja dibuat, tetapi sudah lama sebelum ada Virus Corona,” terangnya.

 

( src : SBYGI / M )

 

 

Social Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Current track

Title

Artist

Background