MESKIPUN ZONA KUNING BOLEH SEKOLAH, JATIM TAK INGIN BURU-BURU

MTBFM.CO.ID – Pemerintah mewacanakan pembukaan kembali sekolah di zona kuning penyebaran COVID-19. Kendati demikian, Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Jatim tak ingin terburu-buru memberlakukan sekolah tatap muka.

dr Joni Wahyuhadi Koordinator Rumpun Kuratif Satgas COVID-19 Jatim, mengatakan, pembukaan sekolah tatap muka harus menunggu wilayah tersebut menjadi zona hijau. Joni ingin tidak terjadi klaster penyebaran virus di sekolah.

“Menurut saya harus hijau dulu, RT di bawah 1. Artinya penularan turun atau gak ada case, sehingga kans timbulnya penyakit itu kecil,” kata Joni, mengutip detikcom.

Joni menyebut hal ini juga merujuk pada pengalaman China saat membuka pendidikan tatap muka. Meski dibuka dengan protokol ketat, Joni mengatakan justru masih ditemukan penyebaran kasus.

Tak hanya itu, Joni menjelaskan, kasus pada anak-anak memang rendah di Jatim. Namun jika dibuka tanpa mempertimbangkan kajian epidemiologi akan bahaya.

Joni juga menilai ada perbedaan klinis antara anak-anak dengan orang dewasa. “Memang case pada anak-anak tidak banyak. Cuma pada anak-anak klinisnya beda dengan dewasa sehingga harus hati-hati,” ungkapnya.

Selain itu, Joni mengatakan penerapan protokol pencegahan COVID-19. pada anak-anak juga tampak sulit. “Karena penerapan protokol kesehatan pada anak-anak sangat sulit, mereka kan kalau udah ketemu kawan seperti itu makanya harus hati-hati,” lanjut Joni.

 

 

 

What's your reaction?
0cool0bad0lol0sad

Add Your Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Copyright © 2012 –  2021. All rights reserved.