Sobat MTB, Siapa nih yang akhir Juli kemarin sempet mampir ke Bromo? Kalau kamu ada di sana, pasti kamu ngerasain banget magisnya BRI Jazz Gunung Bromo 2026! Buat kamu yang kelewatan, tenang aja, berikut ini rangkuman betapa pecahnya festival musik yang satu ini!

Lebih dari Sekadar Konser, Ini Namanya Jazztination! Percaya nggak, Sobat MTB? Tahun ini Jazz Gunung Bromo digelar full selama delapan hari, dari 18 sampai 25 Juli 2026! Nggak cuma pamer musik, festival ini udah berevolusi jadi perjalanan budaya yang epik banget. Sebelum puncak konser, ada banyak banget pre-event seru. Mulai dari Bromo Sunset Festival, trekking club, pameran seni BROMOPEDIA, sampai Bromo Jazz Camp yang jadi tempat belajar langsung musisi-musisi muda bareng mentor top!
Kerennya lagi, event ini ngasih dampak nyata buat masyarakat sekitar. Ada 17 UMKM lokal yang dilibatkan, jadi nggak cuma asyik buat penonton, tapi juga bawa berkah buat roda ekonomi warga lokal!
Puncak Acara: Dinginnya Bromo Kalah Sama Suasana Hangatnya!
Masuk ke hari H tanggal 24-25 Juli di Amfiteater Jiwa Jawa Resort, suasananya bener-bener syahdu campur enerjik!
Di hari pertama, kita ditemenin senja manis bareng Bilal Indrajaya dan performa spontan Batavia Collective yang susah dilupain. Terus, yang paling bikin merinding, Isyana Sarasvati tampil dengan format beda di tengah suhu ekstrem di bawah 10 derajat celcius! “Semua yang kita bawa dari hati pasti nyampe ke hati teman-teman,” kata Isyana. Ah, so sweet banget nggak sih?

Hari kedua makin panas, Sobat MTB! Panggung dibakar sama penampilan Ali, Littlefingers, dan aransemen segar lagu-lagu Ismail Marzuki dari Kevin Yosua Big 6. Dan sebagai gong penutupnya, kolaborasi lintas generasi dari Indra Lesmana LLW bareng Eva Celia dan Teza Sumendra bikin semua orang berdiri, nyanyi, dan joget bareng lewat lagu-lagu hits kayak Ekspresi dan Freedom Jazz. Om Indra Lesmana juga pesen nih, “Kalau udah punya anak, bawa anaknya ke sini. Kenalkan jazz ke mereka biar regenerasi penikmatnya terus ada!”

Ramah di Kantong, Peduli Lingkungan! Selama acara, perut kenyang hati senang karena banyak banget promo cashback dari BRI buat jajan di bazar UMKM pakai QRIS BRImo. Nggak cuma itu, kepedulian lingkungan juga ditekankan banget di sini. WINGS Group lewat AQUVIVA bawa kampanye hidrasi sehat dan #PilahDariSekarang, ngajakin kita buat tertib kelola sampah biar alam Bromo tetep cantik.
Bener banget kata founder Jazz Gunung Indonesia, Pak Sigit Pramono, event ini sukses jadi penggerak ekonomi kreatif dan pariwisata, Lewat komitmen kuat mempertahankan minimal 50-60 persen lineup bergenre jazz murni di setiap penyelenggaraannya, BRI Jazz Gunung Bromo 2026 benar-benar membuktikan tajinya. Nggak cuma sekadar ajang jingkrak-jingkrak, festival ini sukses jadi penggerak ekosistem pariwisata yang mempertemukan seni, alam, dan komunitas lokal menjadi sebuah pengalaman yang jauh lebih bermakna.

Nah, setelah melihat keseruan magis dari para penampil yang sukses menembus dinginnya kabut Bromo tahun ini, kira-kira siapa nih musisi incaran yang paling Sobat MTB harapkan buat panasin panggung Jazz Gunung Bromo tahun depan?
