WASPADA!! QUARTER LIFE CRISIS MENGINTAI GENERASI MILLENIAL

Written by on 11 July 2019

MTBFM.CO.ID – Quarter life crisis adalah suatu fase dimana seseorang memiliki kecemasan terhadap masa depannya. Bahkan tidak sedikit kaum milenial mengaku bahwa mengalami quarter life crisis. Fenomena-fenomena ini sangat sering terjadi di kisaran umur 20-30 tahun.

Dikutip dari Hellosehat, quarter life crisis ternyata bisa menimbulkan berbagai dampak bagi kehidupan seseorang. Quarter life crisis adalah periode ketika seseorang cemas, ragu, gelisah dan bingung terhadap tujuan hidupnya. Tidak hanya tujuan, kondisi ini terjadi pula pada orang yang ragu pada masa depan dan kualitas hidup, seperti pekerjaan, asmara, hubungan dengan orang lain sampai keuangan.

Gejala-gejala seperti apa?

  1. Mulai mempertanyakan hidup

Pertanyaan yang sering muncul terkait kehidupan Anda adalah salah satu gejala awal yang sering disepelekan karena terkadang fase ini adalah hal yang wajar terjadi. Berbagai pertanyaan yang timbul di kepala tersebut bisa berupa, apa sebenarnya tujuan hidup Anda atau pencapaian apa yang sudah Anda raih selama ini?

  1. Merasa hanya ‘jalan di tempat’

Selalu merasa terjebak dalam situasi apa pun? Atau Anda merasa hidup tidak berjalan sesuai dengan harapan bahkan usaha yang telah Anda lakukan? Mungkin itu tandanya Anda mengalami quarter life crisis.

  1. Kurang motivasi

Jika Anda merasa tidak bersemangat dalam melakukan aktivitas apapun, seperti bekerja atau sekedar melakukan hobi, bisa saja Anda sedang mengalami quarter life crisis.

  1. Bingung memilih keluar dari zona nyaman atau tidak

Anda bosan dengan pekerjaan yang itu-itu saja, tetapi takut untuk keluar dari zona nyaman tersebut? Nah, contoh ini adalah salah satu pertanda yang dapat muncul bila sedang menjumpai krisis ini. Pekerjaan yang Anda lakukan sekarang memang sudah membuat Anda sangat nyaman, tetapi tidak berkembang. Anda berpikir bahwa akan sulit untuk memulai segalanya dari awal, sehingga kondisi ini cenderung membuat Anda takut untuk keluar dari zona nyaman.

  1. Tidak bahagia dengan pencapaian yang didapat

Setelah memilih untuk menetap di pekerjaan tersebut, Anda hanya melakukan hal-hal yang sudah Anda ketahui dan pencapaiannya pun terasa kurang. Merasa tidak berbahagia dengan pencapaian yang sudah didapat pun adalah gejala munculnya quarter life crisis.

  1. Merasa ‘terombang-ambing’

Merasa terombang-ambing dalam hal percintaan maupun finansial juga menjadi masalah ketika quarter life crisis terjadi. Ternyata meragukan apakah Anda memilih pasangan yang tepat juga menjadi pertanda bahwa Anda sedang mengalami quarter life crisis. Selain itu, kondisi finansial yang tidak seimbang juga mempengaruhi quarter life crisis. Pengeluaran lebih besar daripada pemasukan, sehingga tidak memiliki tabungan untuk masa depan.

  1. Tertekan dengan lingkungan sekitar

Nah, sering merasa ditekan oleh keluarga atau lingkungan terkait dengan masa depan Anda pun juga bisa membuat Anda masuk dalam fase quarter life crisis. Fase ini muncul akibat keluarga yang sering menanyakan perihal kemampuan Anda dalam menjalani hidup.

Gejala-gejala quarter life crisis ini adalah beberapa tanda dari sekian banyak yang terjadi di masyarakat. Akan tetapi, tidak semua orang yang mengalami gejala di atas sedang menghadapi quarter life crisis. Misalnya, orang yang sering berpindah pekerjaan pun tidak dapat dikatakan sedang mengalami krisis ini. Bisa saja alasan dibalik itu semua karena perusahaan yang sedang melakukan phk atau pindah karena jarak kantor ke rumah cukup jauh untuk ditempuh.

( src : HSH / WUL )

 

 


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


102,7 MTB FM

Ragam Hiburan dan Musik Inspiratif

Current track
TITLE
ARTIST

Background