PERISTIWA SEMBURAN MINYAK DAN AIR, DLH SURABAYA SEBUT TIDAK MENUNJUKKAN TANDA BAHAYA

Written by on 2 October 2019

MTBFM.CO.ID – Bhabinkamtibmas Polsek Tenggilis Mejoyo, Aiptu Pujianto mengatakan, semburan minyak dan air di Jalan Kutisari Indah Utara III No 19 terbilang stabil. Kemudian DLH Surabaya menyebut semburan itu tidak menunjukkan tanda bahaya.

“Sudah tidak seperti awal. Awal kan masih lumpur terus berubah jadi minyak sama air terus kadang masih ada lumpur-lumpurnya. Tapi sekarang sudah benar-benar campuran minyak dan air murni,” ujar Pujianto, Senin (30/9/2019).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Bakesbangpol Linmas Kota Surabaya, Yusuf Masruh mengatakan, pihaknya akan terus memantau semburan minyak dan air tersebut.

“Jadi ini saya langsung ke sini memastikan karena banyak yang bilang kalau akan diserahkan ke Pertamina, nyatanya tidak. Daripada salah informasi, jadi saya langsung ke sini dan mencari kepastian ke kecamatan langsung,” terang Yusuf.

Sementara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ikut memantau dengan mengukur kadar zat yang disemburkan. Salah satu staf DLH, Rina mengatakan, pemantauan sudah dilakukan sejak hari pertama semburan.

“Sudah sejak hari pertama kita lakukan pemantauan. Kita lakukan dari jarak 150 meter ini. Yaitu dari jalan masuk Jalan Kutisari Indah Utara III. Jadi bisa tau apakah udara berbahaya untuk warga sekitar. Tapi, alhamdulillah, sampai sekarang tidak menunjukkan tanda bahaya,” ujar Rina.

Semburan minyak dan air mulai muncul dan diketahui warga pada Senin pukul 13.00 WIB. Di hari pertama material yang disemburkan berupa lumpur. Namun di hari berikutnya hingga saat ini, semburan tersebut lebih banyak mengeluarkan minyak bercampur air.

 

( src : DTK / M )

 

 

Social Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Current track

Title

Artist

Background