MAKNA DIBALIK MACAM-MACAM LOMBA AGUSTUSAN

Written by on 15 August 2019

MTBFM.CO.ID – Untuk merayakan HUT RI, setiap bulan Agustus seluruh warga Indonesia disibukkan dengan berbagai lomba. Seperti lomba balap karung, makan kerupuk, tarik tambang, panjat pinang dan lomba-lomba lainnya. Baik anak-anak sampai orang dewasa yang menantikan lomba-lomba ini.

JJ Rizal, seorang sejarawan mengatakan tidak bisa di ketahui pasti siapa tokoh yang mengenalkan dan mengawali lomba di perayaan HUT RI.

“Tapi perlombaan-perlombaan ini adalah comotan dari masa Belanda dan terutama zaman Jepang yang ditambah dengan aneka lomba baru,” kata Rizal.

Kata Rizal, menilik sejarahnya, perlombaan itu merupakan gambaran zaman dahulu, dan dimaknakan seperti ini :

  1. Lomba balap karung

Lomba balap karung ini mengingatkan para pejuang-pejuang yang saat itu tidak mampu membeli kebutuhan sandang. Akhirnya karung goni pun dipakai sebagai gantinya.

  1. Lomba makan kerupuk

Lomba makan kerupuk ini biasanya para peserta berlomba-lomba untuk menghabiskan kerupuk yang telah digantung. Dan cara makannya pun langsung menggunakan mulut dan tidak memakai tangan karena tangan diikat ke belakang.

Lomba makan kerupuk ini menggambarkan bagaimana masa penjajahan dulu, para pejuang kesulitan pangan. Sehingga kerupuk menjadi menu favorit para pejuang.

  1. Lomba tarik tambang

Lomba tarik tambang ini diadu kekuatan setiap group. Tapi tidak hanya adu kekuatan, lomba tarik tambang ini juga menjunjung tinggi kekompakan group untuk meraih kemenangan.

Melalui lomba ini, para peserta tidak langsung belajar mengenai gotong royong, kebersamaan dan solidaritas.

  1. Lomba panjat pinang

Lomba panjat pinang ini sama seperti lomba tarik tambang, karena lomba panjat pinang tidak dilakukan perseorangan saja tapi dilakukan oleh tim yang terdiri dari dua orang untuk mendapatkan hadiah yang di ikat diatas pohon, bamboo atau kayu yang menjulang tinggi.

Zaman dulu, panjat pinang dilakukan sebagai hiburan saat perayaan-perayaan penting orang Belanda di bumi Indonesia, seperti pesta pernikahan. Saat itu penduduk pribumi berlomba-lomba mendapatkan hadiah yang di gantungkan di puncak pohon pinang.

Nah, kalau and sudah mengikuti lomba yang mana?

 

( src : berbagai sumber / wul )

 

 

Social Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


Current track

Title

Artist

Background