INOVASI KEMENKUMHAM JATIM MUDAHKAN WARGA AKSES INFORMASI

Written by on 18 June 2019

MTBFM.CO.ID – Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Jatim meresmikan beberapa fasilitas baru untuk meningkatkan layanan publik. Harapannya, masyarakat bisa lebih mudah berkonsultasi tentang hukum dan HAM.

Susy Susilawati Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jatim mengatakan, terbentuknya pelayanan publik itu untuk mewadahi kebutuhan masyarakat dalam melaporkan atau berkonsultasi terkait berbagai permasalahan HAM yang terjadi. Selain itu Susy menyampaikan, informasi terkait HAM masih jarang dipahami masyarakat.

“Ini kita melengkapi apa yang kami sampaikan ke publik karena mereka kan membutuhkan informasi. Daripada sekarang ke masing-masing divisi ditaruh di sini. Kita menyiapkan informasi apapun sepanjang terkait dengan tugas-tugas yang kita bisa lakukan bisa,” kata Susy di Kantor Kanwil Kemenkum HAM Jatim Jalan Kayoon Surabaya, Senin (17/6/2019).

Susy menambahkan, masyarakat kini bisa lebih mudah untuk berkonsultasi mengenai hukum dan HAM. Dia mencontohkan ada Pelayanan Komunikasi Masyarakat (Yankomas) yang bisa dimanfaatkan.

“Di samping informasi-informasi terkait pemasyarakatan, hukum, misalkan mau mendaftarkan merek paten nggak tahu caranya bisa konsultasi di sini, konsultasi hukum, melaporkan pelanggaran HAM bisa di sini, karena ada Yankomas,” imbuh Susy.

Tak hanya itu, Susy juga menceritakan beberapa inovasi pelayanan lainnya. Misalnya saja poliklinik, ruang parkir hingga kursi khusus difabel. Kemudian ruang laktasi, ruang bermain anak, perpustakaan hukum, hingga coworking space yang di dalamnya ada kantin kejujuran.

Dalam kesempatan yang sama, Susy juga menegaskan jika layanan ini bisa diakses secara gratis dan tanpa biaya pungutan sepeser pun.

( src : DTK/M )

 

 


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.


102,7 MTB FM

Ragam Hiburan dan Musik Inspiratif

Current track
TITLE
ARTIST

Background