Mocopat MTB FM

Mocopat atau Macapat merupakan salah satu program acara di MTB FM yang on air setiap hari minggu malam. Mocopat atau Macapat adalah tembang atau puisi tradisional Jawa. Dimana setiap bait macapat mempunyai baris kalimat yang disebut gatra, dan setiap gatra mempunyai sejumlah suku kata (guru wilangan) tertentu, dan berakhir pada bunyi sajak akhir yang disebut guru lagu.

Biasanya macapat diartikan sebagai maca papat-papat (membaca empat-empat), yaitu maksudnya cara membaca terjalin tiap empat suku kata. Namun ini bukan satu-satunya arti, penafsiran lainnya ada pula. Macapat diperkirakan muncul pada akhir Majapahit dan dimulainya pengaruh Walisanga, namun hal ini hanya bisa dikatakan untuk situasi di Jawa Tengah. Sebab, di Jawa Timur dan Bali macapat telah dikenal sebelum datangnya Islam.

Puisi tradisional Jawa atau tembang biasanya dibagi menjadi tiga kategori: tembang cilik, tembang tengahan dan tembang gedhé. Macapat digolongkan kepada kepada kategori tembang cilik dan juga tembang tengahan, sementara tembang gedhé berdasarkan kakawin atau puisi tradisional Jawa Kuna, namun dalam penggunaannya pada masa Mataram Baru, tidak diterapkan perbedaan antara suku kata panjang ataupun pendek. Di sisi lain tembang tengahan juga bisa merujuk kepada kidung, puisi tradisional dalam bahasa Jawa Pertengahan.(sumber : wikipedia).

Tujuan program acara ini adalah dalam rangka melestarikan budaya jawa yang merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Jika ingin mengikuti program acara ini, bisa didengarkan melalui gelombang radio FM 102,7 atau melalui streaming di website ini setiap hari minggu malam mulai jam 19:00 WIB – 21:00 WIB.