Kampanye Bahaya Meningitis

 

Surabaya – Dalam rangka memperingati Hari Meningitis Sedunia yang jatuh setiap tanggal 24 April, PT Novartis Indonesia mengampanyekan bahaya penyakit meningitis yang bersumber dari bakteri menyerang selaput otak manusia.
Dr. Luthfi Mardiansyah selaku Presiden Direktur Novartis Indonesia belum lama ini menyampaikan bahwa kampanye yang khusus bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya memahami lebih jauh bahaya meningitis.
Sebab penyakit ini dapat menular melalui perilaku keseharian dengan mudah, diantaranya melalui kontaminasi toilet, tangan yang tidak dicuci setelah buang air besar, saling berpinjam barang, atau sekret pernapasan dari orang yang terinfeksi.
Khusus di Indonesia, kelompok yang memiliki resiko terbesar terjangkit penyakit ini adalah para jemaah Haji dan Umroh, karena saat melakukan ibadah, para jemaah berada dalam kondisi yang berdesakan dalam jangka waktu yang cukup panjang, dimana penularan bakteri akan sangat mudah menyebar.
Edukasi menyeluruh mengenai bahaya meningitis dan bagaimana cara pencegahannya melalui vaksinasi minimal 10-14 hari sebelum mereka berangkat sangatlah penting. Meningitis menjadi semakin berbahaya karena sebagian besar kasus ini menimpa orang yang sehat dan tanpa adanya faktor resiko yang teridentifikasi.
Berdasarkan data WHO (2010) sebanyak 400 juta orang terinfeksi bakteri meningitis, dengan tingkat kematian berkisar di 25%. Kelompok yang paling rentan terserang virus ini bukan hanya mencakup Jamaah Haji dan Umroh, melainkan juga wisatawan dan calon pelajar yang hendak berpergian ke wilayah dengan tingkat kebersihan yang belum memadai dengan kepadatan penduduk.